knowledgeJanuary 23, 2007 1:04 am

Familiar with those song??

Yeah.. lagu itu biasa dinyanyikan saat kita kemping di pramuka, acara api unggun, sambil saling melempar kata / bait pada teman satu lingkaran. Permainan dasar yg biasa dimainkan oleh anak2 di indonesia. Liriknya bisa bersambung-sambung, kata pertama biasanya mengambil dari kata terakhir bait sebelumnya. Misalnya:

A: Sedang apa, sedang apa, sedang apa sekarang? 

B: Sekarang sedang makan, sedang makan, sedang makan sekarang. Makan apa, makan apa, makan apa sekarang?

C: Sekarang makan nasi, makan nasi, makan nasi sekarang. Nasi apa, nasi apa, nasi apa sekarang?

And so on. Sampai habis satu putaran. Bagi yg tidak bisa meneruskan lagu biasanya akan kena hukuman dari teman2nya yg laen.

Tapi tahukah kamu, kalau lagu ’sedang apa’ itu sebenarnya sebuah ‘American western folk ballad’ dgn judul asli Oh My Darling, Clementine.


Here I upload the original lyrics: 

Clementine

In a cavern, In a canyon,
Excavating for a mine,
Dwelt a miner forty-niner,
And his daughter Clementine.

Chorus:
Oh my darling, Oh my darling,
Oh my darling Clementine,
You are lost and gone forever,
Dreadful sorry Clementine.

Repeat chorus

Light she was and like a fairy,
And her shoes were number nine;
Herring boxes, without topses,
Sandals were for Clementine.

Repeat chorus

Drove she ducklings to the water,
Every morning just at nine;
Hit her foot against a splinter,
Fell into the foaming brine.

Repeat chorus

Ruby lips above the water,
Blowing bubbles, soft and fine;
But Alas! I was no swimmer,
So I lost my Clementine.

Repeat chorus

When the miner forty-niner,
Soon began to peak and pine,
Thought he oughter "jine" his daughter,
Now he’s with his clementine.

Repeat chorus

In a corner of the churchyard,
Where the myrtle boughs entwine,
Grow the roses in their poses,
Fertilized by Clementine.

Repeat chorus

In my dreams she still doth haunt me,
Robed in garments soaked in brine.
Though in life I used to hug her,
Now she’s dead, I’ll draw the line.

Repeat chorus

How I missed her, how I missed her
How I missed my Clementine.
So I kissed her little sister,
And forgot my Clementine.

Repeat chorus

Now you Boy Scouts, there’s a moral
To this little tale of mine.
Artificial respiration,
Would have saved my Clementine.

Repeat chorus

 

knowledgeNovember 9, 2006 2:10 am

orang indonesia tuh emang bangsa yang ‘pemalu’ ya.. mereka suka malu ama kebudayaan sendiri.. heran dh.. waktu aku cerita soal angklung ama temenku yg udah lama hidup di metropolitan, dia malah bilang ‘ndesit’ alias ‘ndeso’ aka kampungan. kenapa bisa begitu ya?? padahal di tempat les prancisku mereka punya seperangkat angklung lengkap, wayang golek, kolintang, bahkan bila ada hari perayaan or pesta budaya para bule itu dengan semangat menampilkan pertunjukan tradisional indonesia. wayang.. klo anak muda jaman sekarang nih diajak nonton wayang, pasti jawabannya "elo, jadul banget sih, nonton wayang kan uda expired, kayak kakek gue aja lu".. nah lo?? how come?? padahal pada jaman dulu, itu kan salah satu sarana untuk menyebarkan pelajaran2 dan tata krama atau bahkan kehidupan beragama (seperti yang dilakukan oleh wali songo jaman dulu). atau mungkin sekarang jaman emang udah canggih, kita ga perlu ngumpul di lapangan untuk mendengarkan ceramah or menonton pertunjukan hiburan, sekarang ada video conference, tele conference, hape dengan fitur 3G, yang memungkinkan kita duduk diam di tempat dan informasi mengalir dengan sendirinya.. maybe… let’s back to the main topic, kenapa sih anak muda jaman sekarang sepertinya punya allergic syndroma denger kata2 yang berbau tradisional, ancient, kuno?? smuanya berlomba2 mengadaptasi kebudayaan luar, klo hal yg positif sih ok-lah, tp klo yg diambil hal yg negatifnya? even worse klo mereka hanya sekedar meng-adopt tanpa memikirkan dampaknya apakah itu negatif atau positif?? wah..wah..dimana moral bangsa kita yg katanya ‘pemalu’. sekarang pun, banyak yg tidak bisa membedakan mana hal yang memalukan mana yg tidak, batasannya semakin absurd. yah, klo aku sih, misalnya disini ada les angklung or mbatik or nyanting insyaAllah aku bakal mau ikutan dengan senang hati.. hmm, quite agree with my opinion guys?? :)

*juste une opinion du citoyen de ce pays

knowledgeOctober 3, 2006 2:23 am

"duh, passwordnya apa ya?? angka..huruf..angka..huruf.. huruf kali, berapa digit ya? yang mana ya?? bener2 lupa nih.."

Pasti kita smua pernah ngalamin yang namanya lupa password :) Entah itu password email, password NT, password game, password blogs, sampe PIN ATM (PIN kan bagian dari password juga) saking banyaknya account yang kita punya. More about password nih, coba baca disini deh

Biasanya nih, klo kita lupa password account internet bakal ada hyperlink yg bunyinya "Forget your ID or password?" or something like that. Trus bakal muncul pertanyaan2 or hint question yang pernah kita isikan waktu apply tuh account. Gaswatnya lagi nih, klo kita juga lupa apa jawaban kita waktu itu emoticon Labih parah lagi kita lupa username kita (udah lupa password lupa username pula..aduh maakk emoticon) Bisa keilangan account deh.. aku dah sering bgt ngalamin amnesia jenis ini, lupa password, lupa username, sampe lupa di url apa register accountnya emoticon hebaaaattttt.

Nih, sekedar buat suggestion aja klo mo bikin pwd: aslinya disini 

Common suggestions for constructing seemingly random passwords are:

1.   Use the first letter of each word from a line in a book, song, or poem. For example: "Who ya gonna call? Ghost Busters!" would  produce "Wygc?GB!”

2.     Use the output from a random password generator. Select a random string that can be pronounced and is easy to remember. For example, the random string "adazac123" can be pronounced a-da-zac, and you can remember it by thinking of it as "A-to-Z,1 through 3." Add uppercase letters to create your own emphasis, e.g., aDAzac.2

3.      Use two short words connected by punctuation, e.g., T1me#0ff

4.      Use numbers and letters to create an imaginary vanity license plate password, e.g., 1H8work!

wollaaaaa.. aku pnah pnya password "passwordnyaapaya" gitu aja lupa passwordku apaan emoticon  apalagi klo passwordnya weird character gitu ya..hihihi